Nah, kali ini entah dari mana berhembusnya ide postingan ini. Yang pasti muncul beberapa detik setelah beberapa teman kampusku bertanya; setiap sabtu dan minggu kamu kemana sih? Nga ada di rumah, jarang ngejam ama kita-kita. Trus kalau di hubungi alasannya sibuk melulu. Dah kaya pejabat aja!!!
Aku sih nga ambil pusing, memangnya kenapa? Ku katakana saja aku ke Rumah Cerita!!
“Kamu tahu Rumah Cerita,” tanyaku?
“Rumah Cerita, apaan tuh?”
“Mau tau? Sekarang kamu pergi ke warnet, lalu akses syafwan15.wordpress.com”
“sial, nih anak dah gila rupanya. Jangan-jangan terserang Trojan karena kebanyakan browsing”
“Bawel banget sih, sekali-kali nurut napa sih?” teriakku dengan dahi berkerut.
***
Rumah Cerita. Dari namanya saja sudah dapat dibayangkan beberapa definisi. Mau mencoba? mari kita berkhayal! Pertama aku menawarkan definisi bahwa rumah cerita itu adalah rumah yang bisa bercerita. Kedua, Rumah Cerita itu adalah rumah yang mampu membuat orang bercerita. Dan ketiga, Rumah Cerita itu adalah tempat dimana beberapa orang datang, lalu bercerita. Tebak, mana yang benar?
Baca Lebih Lanjut »