Arsip Bulanan: November 2008

Pak-Mal. Mungkin perpisahan ini sudah suratan takdir. Menyisakan sebuah kesedihan yang mendalam. Terlalu banyak kenangan dan pelajaran berharga yang engkau rangkai dalam benakku. Terlalu banyak canda dan tawa yang berlalu. Terlalu banyak pengorbanan yang nyaris semu. Apakah ini keputusan akhir? Meninggalkan aku dan Banjarmasin dalam kenangan yang menggantung dilangit-langit ruko tempat tinggalmu. Ataukah karena perbuatan segelintir oknum yang mengkambing hitamkan dirimu. Menuduhmu sebagai sumber malapetaka serta kemerosotan nilai-nilai sosial? Jujur, kalau boleh kuakui engkau masih terlalu berharga bagiku. Karena engkaulah sumber informasiku.

Baca Lebih Lanjut »

Benar-benar penyakit yang aneh. Hampir satu minggu aku tidak bisa berpikir apapun selain; bagaimana cara menggunakan sendok, menuang air dan tidur. Konon katanya metode itu manjur. Tapi setelah dicoba beberapa kali, tetap tidak membuahkan hasil selain bunga tidur yang panjang, mata yang berkunang-kunang, serta waktu yang beranjak senja.

Baca Lebih Lanjut »

indonesiaku

Senin kemarin, aku jalan-jalan ke Madrasah Aliyah yang sudah lima tahun kutinggalkan. Sekolah yang selama tiga tahun memberiku nutrisi-nutrisi otak sampai aku bisa bermetamorfosis separah seperti ini. Selain silaturahmi dan kangen-kangenan dengan para guru yang mayoritas ngefans berat sama aku (dulu borunan BP), aku juga membawa cenderamata, beberapa lembar foto copy ijazah yang harus di legalisir pihak sekolah.

Singkat cerita, kedatanganku benar-benar mengejutkan. Selain oknum-oknum sekolah, yang tidak kalah terkejutnya adalah aku sendiri. Bagaimana tidak? aku datang terlalu pagi dan lupa bahwa itu adalah hari Senin, dimana seluruh murid serta guru menyelenggarakan upacara bendera.

Baca Lebih Lanjut »

Batu Besi dan Semen menjadi telur. Mungkin sebuah judul yang berlebihan, tapi memang itu yang terjadi. Bagaimana mungkin? Ya mungkin saja. Kemarin ada berita tentang anak kecil yang kesehariannya mengkonsumsi batu bata. Aneh ya? Tapi memang ada. Ada juga laki-laki yang gemar ngemil pecahan kaca (beling) seperti makan krupuk. Wih..h…Ngeri, tapi juga nyata. Dan kemarin siang ada Batu Besi dan Semen yang menjadi Telur (cerita yang aneh), penasaran! Ceritanya begini;

Baca Lebih Lanjut »

Kemarin sore sekitar pukul 15.20 Wita, terjadi kepanikan di Rumah Cerita (Book Cafe) Banjarbaru. Beberapa orang terlihat bergerombol mengelilingi tiga orang laki-laki yang agaknya SERSAN. Dihadapan laki-laki itu duduk seorang gadis muda dan seorang pria paruh baya. Wajah dan tubuh  keduanya terlihat tegang. Perempuan muda dan laki-laki paruh baya tersebut diperintahkan agar tidak membuat gerakan yang mencurigakan. Sepertinya mereka sedang di intrograsi. Tidak jauh dari tempat kejadian beberapa orang lainnya terlihat mondar-mandir keluar masuk rumah, lalu kembali dengan membawa wadah besar yang di atasnya berisi sesuatu. Dari dalam Rumah juga terdengar teriakan histeris laki-laki lain; “mana surat resminya?.” Sementara itu, disudut lain beberapa orang laki-laki  juga sedang sibuk mengorek-ngorek informasi seputar kejadian, sesekali mereka mendokumentasikannya.
Baca Lebih Lanjut »