Pak-Mal. Mungkin perpisahan ini sudah suratan takdir. Menyisakan sebuah kesedihan yang mendalam. Terlalu banyak kenangan dan pelajaran berharga yang engkau rangkai dalam benakku. Terlalu banyak canda dan tawa yang berlalu. Terlalu banyak pengorbanan yang nyaris semu. Apakah ini keputusan akhir? Meninggalkan aku dan Banjarmasin dalam kenangan yang menggantung dilangit-langit ruko tempat tinggalmu. Ataukah karena perbuatan segelintir oknum yang mengkambing hitamkan dirimu. Menuduhmu sebagai sumber malapetaka serta kemerosotan nilai-nilai sosial? Jujur, kalau boleh kuakui engkau masih terlalu berharga bagiku. Karena engkaulah sumber informasiku.
Siapa sih yang tidak kenal dengan Pak-Mal? Aku yakin semua orang pasti mengenalnya, apalagi para Blogger. Dikalangan mahasiswa sepertiku, Pak-Mal dikenal sebagai sosok yang lembut dan baik hatinya. Membantu mahasiswa dengan seluruh kemampuan yang dimilikinya. Mengerjakan tugas-tugas kampus, bercengkrama dengan sahabat yang jauh, atau mencarikan bahan pelajaran, serta teori-teori yang berkesinambungan. Tak perduli dengan dinginnya malam, hujan, atau badai sekalipun, engkau selalu siap membantu dengan upah yang sangat miring bagi kantong kami. Lantas apakah karena penyalahgunaan beberapa oknum atas jasamu, lalu kau pantas diusir dari Banjarmasin? Pejabat yang mengusirmupun bukanlah pejabat sembarangan. Bukan ketua RT, bukan pula ketua RW, tapi Bapak Walikota Banjarmasin. Dengan kekuatan Peraturan Walikota No. 12 tahun 2008, prihal pengatuan jam operasional warnet dan games online.
Ya, benar sekali dugaanmu. Pak-Mal yang kumaksud bukanlah laki-laki paruh baya yang berkumis tebal, berseragam biru tua dan membawa pentungan. Itu pak satpam. Pak-Mal yang ini lain. Meskipun jam operasionalnya hampir sama dengan satpam. Namun kredibilitas kerja membedakan keduanya. Pak-Mal yang kumaksud disini adalah Paket-Malam, sebuah paket layanan dengan harga murah yang disediakan bagi pengguna internet.
Sekarang layanan Pak-Mal (Paket-Malam) sudah dibumi hanguskan di Banjarmasin, karena diduga berkaitan langsung dengan maraknya perjudian (judi bola online) yang merebak belakangan ini. Lalu hal tersebut ditautkan kembali dengan beberapa link hal negatif lain, seperti pornografi serta games online yang kebanyakan digandrungi remaja dan mayoritasnya berstatus pelajar.
Beberapa pertanyaan muncul dan tidak bisa kujawab dengan egoku. Aku membutuhkan pendapat kalian:
1. Apakah dengan menghilangkan Pak-Mal (Paket-Malam), layanan internet terbebas dari penyalah gunaan seperti perjudian, pornografi, pornoaksi, pornomo, narsisme, fanatisme, dsb?
2. Para pelajar yang terganggu proses belajarnya (mayoritas tuduhan mengacungkan telunjuk pada games online). Siapakah yang harus bertanggung jawab? Pemerintah? Pengelola warnet? Atau yang punya anak?
3. Apa ada solusi lain tentang tatanan operasional warnet dan games online yang lebih akurat?



22 Komentar
Mau malam atau siang, selama masih bisa mengakses layanan i-net, sepertinya alasan itu cuman sebagai alasan.
Kenapa tidak user/pengguna i-net itu sendiri yang menggunakan i-net sebagai sumber dari hal² yang positif saja?
: kenapa yang negatif lebih bisa menarik simpati dari pada yang positif ya. Mungkin yang salah itu otak mereka. Mungkin juga otakku.
mo dihapuskan atau ga masa bodo’, dikantor ada WIFI, di kost bisa pake PDA, sabtu minggu ngeBOM hehehehe
membuat saya semakin cinta dengan Banjarbaru
:roll:
*menghasut untuk pindah*
: usulnya boleh juga bang. Banjarbaru kayanya lebih enak.
Lah yang di larang warnet aja ya, trus klo mau ngenet malam harus dikantor Pak-Wal ya maksudnya???
*mode Oon: On*
: drag..drug..ter..jes..gedubrak.. *ikut keracunan karbon*
Untung jarang ngenet malam, kalaupun ngenet malam gak sampai tengah malam juga…
Jawab pertanyaan…
1. Tidak, karena penyalahgunaan seperti yang
diatas tidak mengenal waktu…
2. Yang punya diri..he..he…
3. Gak tau….tapi gak perlu ada solusi,
karena, gak perlu ada aturan, bebas aja..
wkkkk….. maunya..
: jawabannya komplit banget. *hik..hik..* pak-mal balik dong
sungguh tidak berperikepaketan..
terlalu
hu uh
: wah, aku nemu frase baru.
terus skarang lagi mana bang perkembangannya………halah malah nanya bukannya cari solusinya hehehe…?
selamat berakhir pekan ya,bang?
salam hangat sellau untuk semua yang menyayangi abang
: ya mau gimana lagi, selain gigit jari dan cari alternatif lain yang lebih ekonomis. Salam balik dari Emone dan Oneng, mereka tanya; kapan kerumah?
annneeehhhh…. pak walikota aneh…. nilai anak-anak jeblok, eh paket malam internet yang disalahkan. internet itu kaya dengan informasi. skripsi aku saja sangat terbantu dengan kehadiran internet.
paket malam sangat membantu pelajar dan mahasiswa yang punya dana pas-pasan. eh sekarang malah dihapuskan. sama saja mundur selangkah.
kalau soal pornoaksi, bukan internet pak wali ae.. tuh diskotik sumber kemaksiatan, berani gak sampean menutup???!!!
selamat tinggal pak-mal… semoga kita bertemu kembali.. hizk…
btw… blognya lah… masuk koran radarbanjarmasin… hihihi…
: iya. Apa salah pak-mal ya? Alhamdulillah, sebuah penghargaan yang besar oleh kayuh baimbai, sekaligus cobaan agar terus menulis lebih baik.
UU yang aneh…
: peraturan lama yang kurang optimal. Setelah diusut ternyata warnet-warnet itu punya kong kalikong dengan oknum kepoli***n. Katanya sih…
Jadi ingat dulu sering nginep di kantor, ngambil paket malam yang gratisan…
: kapan-kapan ajakin, aku doyan yang gratisan juga.
Dihapus? Wew.. Pake inet di rumah juga bisa gitu.
: *mode Oon* ini apa maksudnya?
hmmm…hummm… lama juga neh ga pake pak-mal sejak merid hehehe. Iya tuh pakmal dah diapusin ya, padahal kalo mo ngeakses yang negatif** ga mitnait juga bisa tuh. Sebenernya ke individunya lagi seh, selama ini udah make internet dengan baek ato nggak. Allah always be with u, either with syaitan. Kalo pemerintah cuma ngehapus Pak-Mal sebenarnya gak preventif juga, justru kudu ngebina yang punya warnet juga usernya kalo ngeguna’in internet ya buat yang positif. Kan, penguasa tuh bakal dimintain pertanggungjawabannya ma Allah di akhirat nanti, udah optimal belum ngurusin rakyatnya ? Ngejaga akidah rakyatnya ? Hayah !!!
: bener mba, harusnya bukan pak-mal yang di usir. Mudah-mudahan pak walikota baca posting ini (minimal mikirinlah) apa tindakan pemda terkait operasional warnet itu sudah akurat.
salam kenal calon anggota kayuhbaimbai
: malam ini (30 nopember) ada kopdar di radio sky fm, jangan nga datang.
thankz sdh mampir.
ya peraturan yg gak berdasar, seharusnya bukan paket malamnya yg dihapuskan, tetapi warnet2 yg msh memberikan akses kesitus2 tercela dan membiarkan anak2 usia sekolah msh tetap jd customernya pd jam2 mlm untuk diberikan pembinaan dan penyadaran.karena trend skrg penggunaan internet skrg mengarah kepada situs-situs sosial, sh satunya komunitas blogger.ya sebuah keputusan yg g cerdas!
: sepakat, harusnya bapak walikota turun kelapangan, bersama komunitas blogger mengadakan sosialisasi penggunaan internet
salam kenal..
: salam kenal juga.
hyu…… nggak baca sepenuhnya, saya copy paste dulu posting anda ke document saya, biar lebih hemat bayar net nya,,!!
: he..ho.. Ngirit banget. Gmana kabar Bindan. Ntar undang crabiepatty manggung lagi ya.
Ckckckckck… Iya deeh.. Ditunggu “solusi lain tentang tatanan operasional warnet dan games online yang lebih akurat” itu…
: mudah-mudahan ada ya. Biar bisa begadang lagi sama pak-mal. Minimal dapat mp3 baru lah
setidaknya hal ini membantu para pengguna internet yang seringnya onlen malam hari seperti saya dan Pakacil.
:D
: benar bang, di Banjarbaru gimana?
pa cabarnya bang?
maaf jika abang sekarang sekarang ini tak menemukan karyaku yg meninjolkan ke jati dirianku.
semoga sukses selalu ya,bang
salam hangat selalu
: Baik bang, sebenarnya pengen liat mukanya ketika berpaling. Abang masih Absurb
syaampyunn kirain bener nama orang hehe….Aku dah mulai sensi loh eh taunya singkatan….
Yaudah dijalanin aja dulu, lama2 juga bkal kebiasa ko’…. bisa gak yaa????
: setelah beberapa hari mengenang kepergian pak-mal *hik..hikk..hikkk* Pak-Mal tidak terlupakan.
ikutan yuk
[IMG]http://i729.photobucket.com/albums/ww293/helmi1972/ResizeofResizeofResizeofnexus.jpg[/IMG]
http://i729.photobucket.com/albums/ww293/helmi1972/ResizeofResizeofResizeofnexus.jpg
One Trackback/Pingback
[...] lagi-lagi, kontraversi terjadi. Setelah beberapa waktu yang lalu Pak-Mal diusir dari Banjarmasin. Sekarang giliran Lilin dan Genset di usir dari Banjarmasin PERDA yang lebih parah aneh lagi. [...]