Sudah beberapa malam aku memperhatikan mereka. Mereka menarik. Terkadang perasaan jengah, benci dan suka membaur ketika aku memandang mereka. Sebuah ide gila pun muncul. Aku menguntit mereka. Mengekori sampai aku tahu dimana tempat tinggalnya. Mereka adalah keindahan yang sangat luar biasa. Lekuk wajah dan siluet tubuhnya sangat proforsional. Benar-benar seksi. Mereka membuatku bergairah.
Aku ingin mengetahui lebih banyak tentang mereka, apa saja yang mereka kerjakan; selepas bangun tidur, menghabiskan waktu siangnya dan ketika senja berganti malam, yang terkadang mereka gunakan untuk menggangguku.
Entah kenapa, jarang sekali ada orang yang memperhatikan mereka. Terkadang mereka dicampakkan, diinjak-injak, dianggap sampah masyarakat, sumber penyakit, lalu dibunuh. Apa salah mereka? Walaupun mereka sering menggangguku atau mengganggumu. Kurasa mereka berhak dan layak untuk hidup.
Semakin lama kuperhatikan, maka semakin menarik mereka. Kehidupan mereka sangat teratur. Bahkan lebih teratur dari hidupku yang semrawut tapi bahagia. Kemarin sore, hampir saja aku tertangkap basah. Ketika itu, aku sedang membuntuti mereka pulang. Aku berjalan dengan hati-hati. Mengendap-endap layaknya agen rahasia dalam film-film detektif, sambil sesekali memperhatikan langkahku. Mereka ber-lima, beberapa meter di depanku. Berjalan berekoran dalam satu garis lurus. Aneh, kenapa mereka tidak berjalan berdampingan. Benar-benar aneh. Tiba-tiba “kres..s..s,” kakiku menginjak daun kering yang terserak. Seketika mereka berbalik. Aku melompat, bersembunyi dibalik pagar hidup pekarangan rumah. Aku menarik nafas dalam, berharap mereka tidak mengetahui keberadaanku. Beberapa saat aku terdiam disana, lalu beranjak pergi setelah bayang mereka berlalu dibalik tikungan jalan itu.
Pikirku, mereka tidak mengetahui kejadian sore itu. Sampai saat itu. Di siang yang getir, ketika aku duduk bersimpuh di depan komputerku, sambil sesekali menggerakkan sebelas jari telunjukku. Mereka tiba-tiba datang, menyerang. Dan seperti biasa gelas kopi hangatku yang dijadikan sasaran. Mereka merebutnya kemudian tertawa dan pergi begitu saja.
Sial, aku benar-benar tak berdaya. Mereka mengeroyokku. Amarahku meluap saat itu. Sepertinya mereka memang harus kubinasakan. Coba saja nanti malam mereka kembali. Aku tak akan memberi ampun, akan kubunuh mereka semua.
Tekadku sudah bulat. Sebungkus racun serangga sudah dalam genggaman. Rencananya racun itu akan kutebarkan di sekeliling gelas kopi nanti malam. Biarlah, apa yang terjadi, maka terjadilah. Kalau orang lain bisa; tanpa belas kasihan menghabisi mereka, kenapa aku tidak. Lagi pula mereka sudah mengganggu ketenanganku. Mengganggu privasiku, apa mereka pikir diganggu itu enak.
Tiba-tiba hati kecilku berkata; kamu tega sekali Wan? Hanya gara-gara segelas kopi, kau berniat merenggut hidup mereka. Pikirkan bagaimana keluarga mereka, anak-anak mereka, Istiri mereka? Bagaimana perasaannya ketika kehilangan orang yang dicintainya. Bagaimana jika kau yang berada diposisi itu. Seketika mukaku pucat. Ucapan itu benar-benar merenggut perasaanku.
Dan malam itu, kukira mereka tak datang. Gelas kopiku masih utuh dan mengepulkan aroma yang nikmat. Seperti biasanya, rutinitas malamku berlanjut. Satu menit, dua menit, sepuluh menit, satu jam, terlewati seperti biasa. Tidak ada tanda-tanda keberadaan mereka. Batang hidungnya pun belum kelihatan. Nampaknya, aku akan menulis dengan tenang malam ini. Tanpa gangguan. Tiba-tiba aku terperangah; beberapa saat setelah menyerut gelas kopiku. Mereka ada. Ternyata mereka sudah ada, entah sejak kapan. Aku membunuh mereka. Menyerut mereka kedalam kerongkonganku. Ternyata semut itu rasanya kecut dan pahit. Aku berdosa. Sungguh sangat berdosa, membunuh mahluk Tuhan yang paling seksi. [ ]



26 Komentar
wAWan Gilaaa.AAAAAAA.aaaaaaaa…. KpN aJaRIn GUe BikIN blOG
: siapa sih, datang-datang ngejek *sok nga kenal* tadi chat 3 jam ngapain aja, knapa nga nanya? Dasar….
he he he .. coba gelasnya taruh dalam air .. semut² itu pasti akan berenang dl kalau mau mencicipi kopi manismu wan !
: nah, ide bagus. Memang susah jadi orang manis, semut aja suka. *wajah polos tak berdosa*
Beastility….
*mingkem, bolak-balik kamus* Bestiality atau Beastility? Cape dech….
JAMBUUUUUUUU……ente Wan..
kirain..?
: kirain apa bang?
sungguh anda tidak berperikebinatangan,
tragisss !!
: he..he..he.. Salah mereka sendiri, datang nga di jemput pulang masuk perut.. *mode Oon*
setuju ma warmorning…
anda telah melanggar Hak Asasi Semut…
tunggu panggilan dari KomNas HAS…
siap-siap aja Wan…
: ah…tidak… Aku kan tidak sengaja…
Udah kuduga, kayaknya yg dimaksud ini is semut deh??? lanjut bacanya… Tuww bener khannn yang dimaksud semut…..
tadinya sih pas baru liat judul yang kebayang mulan jameela :D
: he..he..he.. Mulan jameela, lebih seksi semut kali. Aku juga baru nyadar. Apalagi di liat pake kaca pembesar. Kecil, item, keringatan; semut lagi main futsal.
Semut-semut kecil, aq mau tanya, kenapa kalian ganggu syafwan…
” ku ganggu syafwan krn dy jarang senyum”
owee..owe :)
Bro tulisanmu bagus, tp mgkn akan lbh bagus lagi klo tanpa keterangan dalam kurung “bukan cerita porno”. Tulisanmu akan terlihat berani n seksi. Biarkan org meraba2 isi tulisan,. ^_^v
: bener juga, ok paduka. Sarannya di terima. Baru tau ternyata itu alasan kamu ngejar-ngejar aku *ckak…narsis, sok imut* jarang senyum aja gitu apalagi senyum ya. Wakakak, wajahku dah kaya pinang di belah kapak. Ancur…ancur…
wah.. kecele nih :P
Billy K.
http://iamthebilly.wordpress.com
http://bersambung.wordpress.com
: apa yang kece, gue ya????
klo nukar lagi racunya mintalah sebungkus, pinya nya ampuh pang tukaran wawan yang satu ini.
: *mode Oon* pikiran itu bukan karena postingmu kemaren kan? sabar ya, masih banyak W****a lain di muka bumi
Mantap… Sebuah prosa yang cerkas dan cerdas…
: tidak sebagus punya abang. terima kasih sudah berkunjung
Jangan minum kopi manis lagi, biar gak di datengin semut oi. he he ok . . .
: jadi harus minum kopi pahit gitu….. hua… kaga demen friends. *semut hanya suka orang-orang yang manis. narsis*
Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, Musikgue & game online untuk para netter Indonesia. Salam!
http://orang-blog.infogue.com/mahluk_tuhan_yang_paling_seksi
: ini apa maksudnya? ada yang bisa tahu?
kalo gw bikin coffeeprince biasanya ditaro deket kompor… semutnya males maen ke situ. Biasanya paling seneng tamasya deket meja makan trus deket** ma yang manis. Ya udahlah..makan semut juga gpp, ntar kabarin ya kalo sempet ga idup lagi gara** kemakan semut hahahaha :lol:
: terima kasih sarannya. nanti bila di STKIP ada permohonan sumbangan kematian *jangan mikir itu saya* ho..ho..
meNurut peneLitian seMut biSa dijadikan sebagai obat … –> obat penunda Lapar .. Hehe ..
: wah, kamu pernah coba zal, gimana kesannya?
Ehm…
kalo mau muji uda banyak banget yang muji, jadi pasti basi banget.. hohoho
semua orang juga tau kwalitas tulisan kamu…
tapi, af…
aku uda nebak dari pas baca beberapa bait, soalnya udah pernah baca crita kamu yang alurnya sama…
: ehm,… jangan buka rahasia dapur dong. itu alur andalan. yang lain masih dalam tahap pengembangan
bang……aku suka dengan gaya penuturan khalayak kiasan abangku ini
sematkan aku diantara sahabat sahabatmu yang dijadikan teman ya,bang
salam hangat selalu
: sematkan? *bingung* kaya wisuda aja!!
beruntung bukan kalajengking yang ada dalam gelas
: wah, kayanya enak kalau kalajengking yang ada di situ. *ckakkkk*
met lebaran haji ya bang
selamat menikmati akhir pekannya
salam hangat selalu
: terima kasih sarannya. nanti bila di STKIP ada permohonan sumbangan kematian *jangan mikir itu saya* ho..ho..
Mati muda.. kaya Gie aja … Gie cakep ya ?! -lho ???-
Tega kamu wan… Benar2 tega.. mengurangi populasi makhluk tuhan paling seksi dimuka bumi ini… *rasa solidaritas ku terpanggil niyh* wuakakkakkak..
http://hidup.wuu.jp/
Nice blog….trackbacl
oalah… semut toch… ku mbaca post dari atas udah harap-harap cemas, ternyata semut.. hehehe… jambu dah…
wan.. aku link ya… nich ada award juga buat km http://anggazone.com/my-1-award/ ^_^
ah .. ngakak baca komentnya chandra sama sarah .. xixxixi
sabar ya wan .. kopi manis itu emang tetap akan didatengin semut kok
selamat malam bang
rasanya sudah lama abang tak menulis ada apa bang?
semangat!
salam hangat selalu
Ternyata semut.
Selamat Idul Adha.