Coba lihat, alangkah lucunya film ini. Film berakhiran open ending dan terkesan masih banyak cerita yang tak tersampaikan. Sumpah, ini film paling lucu. Bahkan lebih lucu dari film tikus dan kucing yang berkejar-kejaran lalu keduanya di kejar anjing kemudian berending tragis atau mengharukan.

Sumpah (lagi) ini film yang paling lucu, seperti beberapa dialog di dalamnya;
Prolog : (Sang ibu sedang asik duduk di ruang tamu sambil mengisi buku TTS, sedangkan Sang Ayah dan puterinya duduk di beranda depan berdialog tentang profesi berternak cacing)
Ibu : “Hei, siapa yang menentukan halal dan haram?”
Ayah : ” MUI”
Ibu : “5 kotak???”
Anak : “Allah Mi!”
Kemudian bukti lain lucunya film ini adalah ketika anak-anak kawanan pencopet mencoba mengelola uang mereka untuk memulai ngasong (pedagang kaki lima). Mereka berjualan di perempatan lampu merah dan kemudian di kejar oleh Polisi Plastik Satpol PP. Heran saya setelah nonton film ini. Mencopet salah, ngasong yang halal juga salah. Memang “Alangkah lucunya film ini.”
Kemuadian di akhir postingan saya menemukan fakta lain bahwa “Alangkah lucunya pemilik blog ini, punya blog lama jarang di update dengan berbagai alasan *Tobat*” :worship:

3 Comments
:agree:
ayo update blog yang rajin Wan
Sumpaaah filmnya lucu abieees :agree: :silly: . Dan sumpah gue suka banget filnya karena benar2 menggambarkan keadaan sosial bangsa kita, contohnya di bagian ini:
1. Masih banyak sarjana yang pengangguran
2. Pencopet itu nggak bekerja sendiri
Hmmm… apalagi ya?
bukannya ini film udah so last year yah heheh…
tapi bener2 lucu seh,,,jadi potret keprtihatinan terhadap negara kita bgt :)