
Kau semakin besar, kekar dan menjulang.
sebuah bijih kecil beberapa waktu yang silam.
Mendongak memandangmu memberiku keteduhan.

Kau semakin besar, kekar dan menjulang.
sebuah bijih kecil beberapa waktu yang silam.
Mendongak memandangmu memberiku keteduhan.
Aku seekor kelinci yang menjadi manusia
dikala tengah ketidakberdayaanku, datanglah seekor rusa datang menawarkan bantuan
seteguk air, dua tetes madu dan sepotong roti
Makanlah!
Oh bulan
Wajahmu miris menitipkan rindu
Sebuah rindu yang kau hanyutkan di atas perahu kita
Berkelok, kemudian pecah di hempas batu cadas
Tahukah engkau, sudah berapa purnama yang kutatap?
Baca Lebih Lanjut »
Cinta, kenapa selalu cinta
seakan tak ada kata lain selain cinta
dipagi hari kau katakan cinta, disore hari kau bisikkan cinta, sampai malam pun menjelang tidur tak lupa kau berujar tentang cinta.
Namun tahukah kau apa arti cinta?
taukah kau siapa yang pantas di cinta?
Tahukah kamu dari mana cinta?
Cinta tak datang dan pergi
Cinta selalu ada dipundakmu
Ketika kau berkata “Aku tidak merasakan Cinta”
Ketika itulah “Cinta hadir dengan sendirinya”