Kembali, sebuah pemikiran sok suci dan merasa paling benar tersaji bersama segelas kopi. Terserah kalian mau menilai apa. Aku tak perduli, karena aku berhak berbicara. Bukankah sekarang jaman yang serba buka-bukaan. Para artis dan selebritis boleh buka-bukaan baju di pub malam. Pejabat yang tidak kebagian jatah korupsi, boleh buka-bukaan rahasia dapur perusahaan. Lantas kenapa aku harus diam? Apakah karena slogan mereka (belum tua belum boleh ngomong) lalu aku harus diam bagai kambing yang digembala keujung jurang. Terlalu absurb. Alasan itu terlalu tipis setipis kulit bawang.
***

Baca Lebih Lanjut »

Maaf, tak ada lagi yang bisa kukatakan setelah kepergianmu. Sepertinya aku perlu berhibernasi beberapa pekan. Memulihkan staminaku usai perjalanan panjang dari alam sebelah. I be on vacation…….

Sudah beberapa malam aku memperhatikan mereka. Mereka menarik. Terkadang perasaan jengah, benci dan suka membaur ketika aku memandang mereka. Sebuah ide gila pun muncul. Aku menguntit mereka. Mengekori sampai aku tahu dimana tempat tinggalnya. Mereka adalah keindahan yang sangat luar biasa. Lekuk wajah dan siluet tubuhnya sangat proforsional. Benar-benar seksi. Mereka membuatku bergairah.

Aku ingin mengetahui lebih banyak tentang mereka, apa saja yang mereka kerjakan; selepas bangun tidur, menghabiskan waktu siangnya dan ketika senja berganti malam, yang terkadang mereka gunakan untuk menggangguku.
Baca Lebih Lanjut »

Pak-Mal. Mungkin perpisahan ini sudah suratan takdir. Menyisakan sebuah kesedihan yang mendalam. Terlalu banyak kenangan dan pelajaran berharga yang engkau rangkai dalam benakku. Terlalu banyak canda dan tawa yang berlalu. Terlalu banyak pengorbanan yang nyaris semu. Apakah ini keputusan akhir? Meninggalkan aku dan Banjarmasin dalam kenangan yang menggantung dilangit-langit ruko tempat tinggalmu. Ataukah karena perbuatan segelintir oknum yang mengkambing hitamkan dirimu. Menuduhmu sebagai sumber malapetaka serta kemerosotan nilai-nilai sosial? Jujur, kalau boleh kuakui engkau masih terlalu berharga bagiku. Karena engkaulah sumber informasiku.

Baca Lebih Lanjut »

Benar-benar penyakit yang aneh. Hampir satu minggu aku tidak bisa berpikir apapun selain; bagaimana cara menggunakan sendok, menuang air dan tidur. Konon katanya metode itu manjur. Tapi setelah dicoba beberapa kali, tetap tidak membuahkan hasil selain bunga tidur yang panjang, mata yang berkunang-kunang, serta waktu yang beranjak senja.

Baca Lebih Lanjut »